Ada beberapa
Orang tua yang sering mengabaikan saat anak kena Diare, bahkan ada diantaranya
yang bilang kalau diare itu penyakit biasa yang tidak berbahaya. Sah-sah ja
memang, apapun tanggapan para orang tua tentang diare, itu hal yang wajar,
mungkin itu terjadi karena tingkat pengetahuan tentang penyakit diare sangat rendah.
Adapun
tanda-tanda anak kekurangan cairan tubuh sebagai berikut,
1. Anak menjadi
rewel, namun jika dehidrasi sudah termasuk ke dalam fase berat biasanya anak
biasanya sangat lemah dan tidak mau menangis sama sekali
2. Mata sang
anak tampak cekung
3. Cubitan kulit
perut kembalinya sangat lambat
Harap
berhati-hati jika anak anda sudah mengalami tiga gangguan di atas karena gejala
tersebut diatas menunjukkan jika dehidrasi pada anak anda sudah masuk ke dalam
taraf yang berat atau berbahaya jika tidak segera ditanggulangi.
Hal pertama yang
harus dilakukan pada anak yang menderita diare adalah dengan pemberian cairan.
Suruh anak banyak-banyak minum.Jika anak tidak mau minum cairan oralit, maka
boleh dicoba minuman pocari sweat atau cukup air putih/ air gula saja.
Jika anak
tidak mau minum atau setiap kali minum muntah-muntah maka sebaiknya anak segera
dibawa ke dokter/ rumah sakit untuk dilakukan pemasangan infus. Pemasangan infus
bertujuan untuk mengembalikan asupan cairan yang habis atau hilang akibat diare
tadi.
Semoga
artikel ini bisa menjadi bahan untuk para orang tua dalam memperhatikan kondisi
kesehatan anaknya.Semudah apapun penyakit yang di derita anak, ada baiknya
orangtua segera melakukan tindakan pencegahan atau tindakan yang cepat dan
tepat.
0 Response to "Anak Diare, Hati-hati!"
Post a Comment
Terimakasih sudah membaca artikel ini dan silahkan tinggalkan komentar