Anak Diare, Hati-hati!

Ada beberapa Orang tua yang sering mengabaikan saat anak kena Diare, bahkan ada diantaranya yang bilang kalau diare itu penyakit biasa yang tidak berbahaya. Sah-sah ja memang, apapun tanggapan para orang tua tentang diare, itu hal yang wajar, mungkin itu terjadi karena tingkat pengetahuan tentang penyakit diare sangat rendah.
Bila anak anda mengalami diare, ada beberapa hal yang harus diperhatikan karena hal terpenting pada anak yang mengalami diare adalah cairan tubuh yang berkurang.Seorang anak yang mengalami diare, maka yang ditakutkan adalah kurangnya cairan tubuh yang ada di dalam tubuh.

Adapun tanda-tanda anak kekurangan cairan tubuh sebagai berikut,

1. Anak menjadi rewel, namun jika dehidrasi sudah termasuk ke dalam fase berat biasanya anak biasanya sangat lemah dan tidak mau menangis sama sekali

2. Mata sang anak tampak cekung

3. Cubitan kulit perut kembalinya sangat lambat

Harap berhati-hati jika anak anda sudah mengalami tiga gangguan di atas karena gejala tersebut diatas menunjukkan jika dehidrasi pada anak anda sudah masuk ke dalam taraf yang berat atau berbahaya jika tidak segera ditanggulangi.
Hal pertama yang harus dilakukan pada anak yang menderita diare adalah dengan pemberian cairan. Suruh anak banyak-banyak minum.Jika anak tidak mau minum cairan oralit, maka boleh dicoba minuman pocari sweat atau cukup air putih/ air gula saja.
Jika anak tidak mau minum atau setiap kali minum muntah-muntah maka sebaiknya anak segera dibawa ke dokter/ rumah sakit untuk dilakukan pemasangan infus. Pemasangan infus bertujuan untuk mengembalikan asupan cairan yang habis atau hilang akibat diare tadi.


Semoga artikel ini bisa menjadi bahan untuk para orang tua dalam memperhatikan kondisi kesehatan anaknya.Semudah apapun penyakit yang di derita anak, ada baiknya orangtua segera melakukan tindakan pencegahan atau tindakan yang cepat dan tepat.

0 Response to "Anak Diare, Hati-hati!"

Post a Comment

Terimakasih sudah membaca artikel ini dan silahkan tinggalkan komentar